Wednesday, January 11, 2012

Islam adalah “KEKAFIRAN dalam bentuk MONOTHEISTIC”

Upacara penyembahan berhala juga memberikan kontribusinya pada lingkungan keagamaan yang dari dalamnya Lahirlah Muhammad. Agama penyembah berhala pada zaman Arab pra-Islam mengajarkan bahwa setiap orang harus sujud menyembah dan bersembahyang menghadap ke arah Mekah pada saat-saat yang telah ditentukan dalam sehari. Setiap orang juga harus melakukan ziarah ke Mekah untuk melakukan penyembahan di Kaabah paling tidak sekali seumur hidup.

Sesampainya mereka di Mekah, para penyembah berhala tersebut lari mengelilingi Kaabah 7 kali, mencium batu hitam, dan lari lagi sejauh satu mil menuju ke Wadi Mina untuk melempari Iblis dengan batu-batu.
[Sebelum Islam, orang Arab menyembah berhala-berhala di dalam dan di sekitar Kaabah. Mereka mengelilingi Kaabah dalam keadaan telanjang bulat dan bertepuk tangan. Kini orang-orang Islam mengelilingi Kaabah dengan berpakaian Ihrom yaitu kain putih yang tidak boleh dijahit dan hanya dililitkan pada tubuh dan tetap tidak boleh pakai celana].
Mereka juga percaya dalam menjalankan kewajiban memberi sedekah dan mengutuk riba. Mereka bahkan menentukan bulan tertentu di mana mereka harus berpuasa sesuai dengan kalender bulan. (Dapat dibaca pada referensi-referensi standar seperti Encyclopedia Britannica, dan standar-standar lain baik Encyclopedia maupun Dictionaries tentang Islam).
Semua mengakui bahwa upacara penyembahan berhala ini menjadi bagian dari kepercayaan yang diajarkan kepada Muhammad oleh keluarganya.
Jadi, tidaklah mengherankan ketika Nazar-Ali, seorang ilmuwan dan ahli Islam bangsa Arab mencatat dalam bukunya sebagai berikut:  “Islam mempertahankan banyak aspek dari agama berhala” (Islam : A Christian Perspective, p.21) Alfred Guillaume, seorang Profesor kajian Arab di Universitas London dan nantinya mengajar di Universitas Princeton, yang juga adalah Ketua Sekolah Kajian Timur Tengah dan Timur Dekat berkomentar:
Kebiasaan-kebiasaan penyembahan berhala / kekafiran telah meninggalkan bekas yang tidak terhapuskan dalam Islam, misalnya dalam upacara penunaian ibadah haji. Profesor Augustus H. Strong menyatakan bahwa Islam adalah “kekafiran dalam bentuk monotheistic”

2 comments:

  1. jika islam menurut anda menyembah berhala, bagaimana menurut anda tentang agama anda yg menyembah salib ? setidaknya kami umat islam hanya menyembah satu tuhan yaitu Allah SWT tidak seperti agama anda yg secara tidak langsung menyembah 3 tuhan yaitu 1, yesus 2,roh kudus 3,roh bapa disurga

    ReplyDelete
  2. Apa anda pernah melihat apa yg kami umat Islam sembah ? tentu tidak.
    karena kami cuma menyembah Allah SWT --> Ghaib.

    Apa yg umat kristen sembah ? yesus --> berwujud
    jadi siapa penyembah berhala ? jelas itu agama Anda !

    ReplyDelete